sapu terbang dan sihir terbaiknya
nenekku adalah penyihir hingga akhir hayatnya

nenekku adalah penyihir hingga akhir hayatnya
ku sodorkan secangkir kopi ke hadapannya, tanpa gula, sedikit kafein mungkin bisa meredakan nafsu membunuhnya
sore itu kutanamkan baik-baik di pelupuk mataku
kau berpayah-payah membuat orang lain riang bukan kepalang, namun saat diri ini sedang kesusahan mereka malah menghilang
sayang, lalu apalagi yang kita butuhkan? selain menantikan kematian? nanti kita sambut malaikat maut di meja makan
dunia serasa begitu mudah untuk ditaklukkan, mereka tidak sedang mengejar apa-apa selain mengenyangkan perut dan bercinta
aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni hujatan serangga-serangga sepertimu
hidup ini singkat, kita itu ikan teri di tengah lautan
hanya aku dan kamar ini, mengurung diri, menunggu kebaikan mau menjatuhkan diri
lalu kubiarkan hujan membasuhku, pada setiap jengkal tubuhku yang pernah menjadi rumah bagi kisah-kisahmu
yang bernyawa akan mati, yang tumbuh akan layu, yang dimulai pasti akan selesai
aku terlalu sibuk mengutuk orang-orang yang mengecewakanku
teruntuk bocah tengil di dalam tubuhku: apapun yang sedang kau kerjakan itu semoga bisa panjang ya umurnya
saya ingin berdamai, tidak hanya dengan kalian tapi dengan semua yang bernaung dalam diri saya
setiap hari, namamu tidur di kertas-kertas puisi, kuselimuti kamu dengan kalimat-kalimat puitis tak tahu diri berkolaborasi bersama: @najwahudan...
ini adalah catatan tentang kebencianku pada mereka, datang dari benak seseorang yang kebetulan kubenci juga keberadaannya
100 hari ke belakang dari sekarang, keluhku itu apa? aku itu siapa?
konflik yang terjadi di antara kita harusnya tidak menjadi arsip milikku seorang, melainkan milik banyak penonton yang mungkin hari-harinya pernah ada di situasi yang sama
percaya gak, kalo ketakutan itu cuman ada di dalam kepala? referensi diambil dari mental hospitalnya state of discomfort yang dikembangkan/diracik ulang menjadi audio experience binaural 8D- Happy Halloween!
jenguk hatimu yang sempat kau perlakukan dengan abai, sebab di mana-mana ada badai
andai orang tuaku memperbolehkan perempuan itu bertamu ke kamar lelaki yang malang ini, meski hanya untuk menyaksikan pameran yang naas ini
lupain janji manis yang pernah ditawarin sama dunia akhir-akhir ini, saya jatuh cinta sama kamu setiap hari, sehat panjang umur dan bahagia, ya?
kemudian manusia saling berupaya mengkalkulasi segala sesuatu yang sifatnya abstrak, salah satunya adalah perasaan berkolaborasi bersama: @najwahudan...
dengan segala peristiwa banting tulangku ini, suatu hari nanti, aku percaya
apa dia jodohku? atau segala reaksi yang sedang kurasakan itu apa hanya bodohku?
bahwa semuanya akan baik-baik saja, bahwa kamu tidak sendiri, bahwa kamu itu penting
gak kerasa udah nyentuh angka 100, sampai bisa sejauh ini, berkat kalian episode ini rampung, aku ngeditnya aja sambil berkaca-kaca, makasih banyak semuanya— VS saking banyaknya, aku gak bisa tulis siapa aja yang udah terlibat dalam penggarapan mewah kita yang kali ini, intinya, sudah terlalu banyak.
jika kalian pikir aku itu adalah seorang melankolia yang rela dipukul oleh realita, kalian salah
seorang ibu tidak akan punya rasa takut akan apapun, kecuali saat dia mengetahui bahwa anaknya sudah tidak bisa lagi pulang ke rumah — VS Sabtu, 1 Oktober 2022, Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia - didedikasikan kepada seluruh korban dan anggota keluarganya yang terkena dampak dari insiden tersebut.
suatu hari nanti, kamu akan bertemu dengan seseorang yang mungkin saja bisa kau sebut sebagai rumah