TULAH-TULAH
Firaun tidak mau melepaskan umat Allah. Alkitab tidak pernah secara eksplisit menjelaskan mengapa Firaun begitu tidak mau, meskipun ada ancaman militer yang ditakuti oleh orang Mesir yang dapat ditimbulkan oleh orang Ibrani .

Firaun tidak mau melepaskan umat Allah. Alkitab tidak pernah secara eksplisit menjelaskan mengapa Firaun begitu tidak mau, meskipun ada ancaman militer yang ditakuti oleh orang Mesir yang dapat ditimbulkan oleh orang Ibrani .
Saat menyambut panggilan Tuhan, dan segala sesuatu tidak berjalan baik, atau tidak dimulai dengan baik, Tuhan campur tangan, saat kita berdoa memohon pertolongan-Nya, atau saat kita tidak menduganya. Percaya pada kebaikan Tuhan saat hal buruk terjadi.
Tuhan dalam belas kasihan-Nya memberikan Harun membantu Musa. Musa berbicara kepada Harun, yang kemudian berbicara di depan umum kepada Firaun; dengan demikian, Musa akan berperan sebagai Allah di hadapan raja Mesir, dan Harun akan menjadi nabinya.
Tuhan telah meyakinkan umat-Nya bahwa Tuhan menyertai dan memberi umat-Nya damai sejahtera, penghiburan. Tuhan menguatkan umat-Nya untuk melewati tantangan hidup
Tanggapan Tuhan sangat berkuasa. Tuhan akan bertindak, dan dengan sangat tegas. "Sekarang kamu akan melihat apa yang akan Kulakukan terhadap Firaun"
Musa menghadap raja Mesir membawa tuntutan Tuhan, dan keadaan menjadi semakin buruk bagi bangsa Israel. Penderitaan mereka bertambah, dituduh malas; diperlakukan lebih kasar; pekerjaan harian jadi lebih berat, lebih sulit dari sebelumnya.
Inilah Ateisme. Firaun secara terbuka menentang & menghujat kekuasaan surga, dengan sombong menjawab, "Siapakah Tuhan yang harus kudengarkan firman-Nya membiarkan orang Israel pergi. Tidak kenal aku Tuhan & tidak juga aku membiarkan orang Israel pergi".
Mereka yang percaya kepada Tuhan akan menghadapi banyak cobaan. Namun, ketika kita bertekun, Tuhan akan memberikan solusi yang datang dengan cara dan waktu Tuhan.
Panggilan dramatis di semak yang terbakar merupakan pengalaman yang paling transformatif dalam hidup Musa. Tanggapan Musa positif dan menurut kepada Allah yang menugaskannya memimpin bangsa Ibrani keluar dari Mesir dan menuju Tanah Perjanjian.
Zipora melaksanakan upacara sunat kepada anak bungsunya, saat melihat suaminya dalam ancaman dibunuh, dan malaikatpun kemudian mengizinkan Musa melanjutkan perjalanannya.
Tuhan bereaksi terhadap semua alasan keberatan Musa dan memberikan solusi yang ampuh. Terhadap semua keberatan dan alasan ini, Tuhan memberikan banyak janji yang menggembirakan.
Nama Tuhan, Yahwe, adalah Tuhan yang menunjukkan kuasa moral-Nya dengan kasih dan perhatian. "Setiap orang yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan" Yoel 2: 32
Jangan bingung dengan sebutan "malaikat TUHAN" sebagai penggambaran Yesus Kristus. Istilah malaikat berarti "utusan" (bahasa Ibrani mal39;akh). Tergantung konteksnya malaikat ini dapat ditafsirkan sebagai manusia atau Ilahi.
Musa melihat semak yang terbakar tidak dilalap oleh api, sebuah mukjizat. Tuhan menyuruh Musa melepas kasutnya, tanda penghormatan mendalam. Kehadiran Tuhan membuat tempat itu kudus. Musa perlu 80 tahun sebelum Tuhan menilainya siap melakukan tugasnya.
Panggilan Tuhan kepada kita sering kali akan mengubah arah hidup kita. Namun, jika kita mengikuti panggilan tersebut, maka kita akan menemukan bahwa jalan Tuhan selalu merupakan jalan yang terbaik bagi kita.
Kabar baiknya dari semua ini adalah, terlepas dari rencana Iblis, Allah mengalahkan rencana itu, dan Allah menggunakan orang-orang yang setia untuk menggagalkan musuh. Kesulitan hidup dapat diatasi dengan kasih karunia Allah
Ada berbagai peristiwa yang dengan cepat terjadi dan mengubah seluruh arah kehidupan Musa. kisah ini mengajarkan kepada kita bagaimana Allah dapat mengambil alih situasi apa pun dan menggunakannya untuk tujuan yang ditetapkan Allah.
Meskipun di bawah ancaman hukuman mati saat dilahirkan Kel. 2:2 menyebut Musa dilahirkan sebagai seorang anak yang “tob” artinya "baik". Menurut rencana Allah, anak ini akan menjadi orang dewasa yang akan memimpin bangsa Ibrani keluar dari perbudakan
Para bidan Ibrani ini tidak hanya mengetahui apa yang benar, tetapi mereka juga memilih untuk melakukan apa yang benar.
Meskipun umat Tuhan, bangsa Ibrani, diperbudak di negeri asing Tuhan tidak melupakan mereka. Seburuk apa pun keadaan yang terjadi, Allah selalu ada, dan kita dapat memercayai Allah dalam situasi seburuk apa pun yang kita hadapi.
Dengan Tuhan membebaskan umat-Nya dari perbudakan, dengan membelah Laut Merah, dan dengan mengalahkan tentara terkuat pada masa itu, kemenangan spektakuler Tuhan atas kekuatan-kekuatan jahat dinyatakan.
Kitab Keluaran harus dipelajari, karena menunjukkan yang telah Yesus lakukan bagi kita, tentang penebusan, pembebasan, dan keselamatan akhir yang semuanya adalah milik kita, dengan iman, di dalam Kristus Yesus, dan yang telah Yesus sediakan bagi kita.
Masing-masing Kerajaan mempunyai waktu ujiannya; masing-masing tidak lulus, kemuliaannya lenyap, kuasanya punah, karena menolak prinsip-prinsip Allah mendatangkan kebinasaan. Namun rencana Ilahi yang mencakup semuanya tetap bekerja sepanjang zaman.
Tuhan menyebut Koresh "Yang diurapi-Nya". Ia membebaskan umat Tuhan, serangannya melawan Babel gambaran kedatangan Kristus kedua kali. Koresh mengatur Bait Suci duniawi dibangun lagi; Yesus meresmikan pelayanan -Nya di Bait Suci surgawi.
Koresh mengeringkan sungai Efrat, lalu mengerahkan pasukannya ke bawah tembok. Begitu berada di dalam tembok kota, Koresh menemukan tembok pertahanan yang mengikuti sungai melewati kota tidak dijaga, dan kota itu runtuh dalam satu malam.
Daniel berkata kepadanya, "Tetapi tuanku, Belsyazar, anaknya, tidak merendahkan diri, walaupun tuanku mengetahui semuanya ini." Belsyazar memiliki kemampuan pengetahuan yang cukup untuk mengetahui kebenaran; masalahnya, sebaliknya, adalah hatinya.
Ya, seluruh kota bertobat, dan malapetaka yang dinubuatkan dapat dihindari, setidaknya untuk sementara waktu. Nasib mereka telah terhindar, Allah Israel telah ditinggikan dan dihormati di kalangan dunia kafir, dan hukum-Nya ditaati.
Yunus tiga hari di dalam perut ikan besar karena dosa-dosanya sendiri; Yesus tiga hari di dalam kubur karena dosa-dosa kita. Itulah yang diperlukan untuk menyelamatkan yang terhilang.
Seperti dalam perumpamaan Yesus, kita harus mencari pokok-pokok dan prinsip-prinsip utama, dan menemukan elemen-elemen yang relevan untuk hari-hari terakhir.
Sepanjang masa, Allah bekerja melalui para malaikat suci untuk menolong & melepaskan umat-Nya. Para malaikat tampak dalam bentuk manusia kepada umat Allah, hadir di perbaktian orang benar, datang ke pertemuan orang fasik, mencatat perbuatan manusia.