Segment 13 Marah Besar
Marcel masih marah besar sang Papa yang tega membuang barang-barang KPOP kesayangannya. Tiap hari Marcel selalu pulang larut malam karena tidak betah dengan harus seatap dengan Papanya itu.

Marcel masih marah besar sang Papa yang tega membuang barang-barang KPOP kesayangannya. Tiap hari Marcel selalu pulang larut malam karena tidak betah dengan harus seatap dengan Papanya itu.
Selama berhari-hari Marcel dan Papanya tidak pernah berbicara satu sama lain begitupun dengan Sheryl dan Ayrin, mereka berdua juga tidak berbicara satu sama lain karena pertikaian mereka tempo hari. Melihat Marcel yang badmood di sekolah dan kedua teman wanitanya yang saling perang dingin, Tania hanya biasa saja menanggapi. Tania hanya terfokus dengan album baru yang sudah dipesannya tempo hari itu. Dirinya tidak sabar untuk mendapat kiriman paket yang berisi album favoritnya itu.
Marcel pulang larut malam dengan diantar teman segrupnya. Tanpa disadarinya Papa dan Mama Marcel menunggu kepulangan anaknya itu. Begitu Marcel masuk kerumah dirinya langsung dimarahi habis-habis oleh sang Papa. Selama ini Papa dan Mama tahu kelakuan Marcel yang sering bolos dari sekolah.
Ayrin mengantarkan Sheryl pulang dengan motornya. Disepanjang jalan Sheryl hanya diam saja dan setiap Ayrin mencoba mengajaknya bicara Sheryl tidak pernah menyahutnya sampai akhirnya mereka berdua tiba di rumah Sheryl.
setelah bel istirahat selesai berbunyi
Tania kembali mendapat notifikasi dari olshop yang sudah dipesannya untuk segera melunasi album yang telah dipesannya hari ini
Tania dan Marcel pun ngomel-ngomel sendiri karena ulangan Matematika yang sangat amat susah bagi mereka.
Sheryl berubah murung keesokan harinya di sekolah karena kabar idol favoritnya yang meninggal itu. Tania, Ayrin dan Marcel pun berusaha menenangkan Sheryl tapi tidak digubris olehnya.Sheryl berubah murung keesokan harinya di sekolah karena kabar idol favoritnya yang meninggal itu. Tania, Ayrin dan Marcel pun berusaha menenangkan Sheryl tapi tidak digubris olehnya.
Ayrin malas menanggapi chat dari teman-temannya itu. Dirinya hanya membalas chat yang mengingatkan teman-temannya untuk belajar karena besok mereka akan ulangan Matematika. Ayrin pun mematikan hpnya lalu mulai belajar untuk ulangan besok.
Setelah membaca dan membalas pamerannya Tania di grup Marcel langsung mengeplay lagu girlband favoritnya. Kemudian dirinya pun mulai menari sambil menyanyi dengan suara lantang.
Sheryl awalnya dilanda rasa iri melihat temannya memamerkan album K-Pop terbaru, sementara ia tidak mampu membelinya, apalagi itu adalah album dari boyband favoritnya. Namun, suasana hatinya berubah drastis menjadi duka ketika ia menerima notifikasi berita mengejutkan tentang kematian idolanya, Jonghyun, yang meninggal dunia karena bunuh diri. Episode ini menggambarkan transisi emosi dari iri hati ke kesedihan mendalam.
Tania tiba dirumahnya lalu diberitahu oleh ibunya jika dirinya mendapat paket kiriman dari kantor pos. Tania yang mendengar itu merasa sangat senang karena paket itu berisi album baru idol favoritnya yang sudah dirinya pesan jauh-jauh di olshop langganannya. Kemudian dirinya pun mulai pamer keteman-temannya.
4 Orang Sahabat yang masih duduk di bangku SMA. Empat sekawan tersebut menyebut diri mereka sebagai Kpopers tetapi memiliki sifat yang bertolakbelakang dalam menghadapi kesukaannya terhadap Kpop.
Beberapa tahun belakangan ini, Demam KPOP telah menjamur di Indonesia. Dari mulai pria, wanita yang umurnya masih belasan tahun pun terkena demam ini. Tidak terkecuali 4 orang sahabat satu ini yang masih duduk dibangku SMA. Mereka adalah Ayrin, Sheryl, Marcel dan Tania. 4 sekawan ini menyebut diri mereka sebagai seorang KPOPers. Setiap harinya di kelas, mereka berempat selalu saja membahas tentang dunia KPOP, dari mulai lagu-lagunya, artisnya bahkan sampai gosip terkini seputar idol/artis favori...