“Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat.” -Ibuk- Masih belia usia Tinah saat itu. suatu pagi di Pasar Batu telah mengubah hidupnya. Sim, seorang kenek angkot, seorang playboy pasar yang berambut selalu klimis dan bersandal jepit, hadir dalam hidup Tinah lewat sebuah tatapan mata. Keduanya menikah, mereka pun menjadi Ibuk dan Bapak. Lima anak terlahir sebagai buah cinta. Hidup yang semakin meriah juga s...
Dec 21, 2020•12 min
Kami (Bukan) Generasi Bac*t Gaji? Cukup, cukup besar. Karier? Mulus melesat. Bisnis? Sebentar lagi soft launching . Karya? Sudah banyak yang suka. Mantap betul nasih Arko, Gala, Juwisa, Sania, Ogi, dan Randi. Para alumni kampus UDEL yang amburadul ini ternyata berhasil melawan tikus-tikus kehidupan. Namun, tikus-tikus tersebut nyatanya tidak sepenuhnya hilang. Mereka malah membesar, menyelinap dalam pekerjaan yang menyita waktu, mimpi-mimpi yang makin terasa jauh, dan dilema antara kembali ke ka...
Dec 15, 2020•13 min
Sepotong kisah tentang kegagapan manusia di tengah zaman yang berubah cepat, yang tak memberi kesempatan setiap orang untuk diam dan mengenang, berhenti dan kembali ke belakang. Dari satu kerumunan ke kerumunan lainnya, dalam kebisingan dan keasingan, generasi zaman ini berbondong-bondong meninggalkan masa lalu menuju masa depan. Tapi di manakah masa depan itu?
Dec 07, 2020•12 min
Tragedi tahun 1998 tidak akan pernah hilang dari ingatan Sari. Tak hanya kehilangan bapak yang tertuduh sebagai dukun santet. Sari juga kehilangan paman sekeluarga – yang seketika pergi meninggalkan kampung lantaran mendapat stigma. Untuk mencari jawaban atas kematian bapaknya, sari menuliskan daftar nama orang yang ikut mengarak pembantaian bapaknya pada selembar kertas. Karena mengharapkan bantuan, ia bagikan kertas tersebut kepada dua sahabatnya, Rama dan Ahmad. Pencarian itu rupanya tidak ha...
Nov 29, 2020•11 min
Alumni kampus UDEL kini telah lulus. Masuk ke dunia nyata yang penuh tikus. Ada yang bertahan, ada yang sebentar lagi mampus. Kerja di bank eek? Ada. Kerjanya pindah terus? Ada. Bimbang ikut keinginan orangtua atau kata hati? Ada. Apa lagi pengangguran banyak acara, pasti ada. Namun, diam-diam ada juga yang kariernya lancar, gajinya mekar, dan jodohnya gempar menggelegar. Mendapat intimidasi dari rekan kerja, lingkungan, dan keluarga itu sudah biasa. Mendapat cemoohan bagi yang ingin berkarya, j...
Nov 23, 2020•13 min
Inilah prosak lirik karya puncak Linus Suryadi AG, seorang penyair yang kuat dalam lirik. Lewat tokoh Pariyem, seorang babu asal Wonosari, Gunung Kidul, Linus – sebagai seorang kejawen – mendedahkan beragam segi dalam kebudayaan Jawa: dari soal agama sampai soal dosa. Dari soal falsafah hidup sampai soal seks. Dari soal wayang sampai soal sikap kebangsawanan. Semua itu diungkapkan tanpa kehilangan rasa humor dan wajar. Karena itu, meski beberapa adegan seks dalam karya ini digambarkan agak telan...
Nov 16, 2020•12 min
Apa yang bisa dibanggakan dari pegawai rendahan di pengadilan? Gaji bulanan, baju seragam, atau uang pensiunan? Arimbi, juru ketik di Pengadilan Negeri, menjadi sumber kebanggaan orangtua dan orang-orang di desanya. Generasi dari keluarga petani yang bisa menjadi pegawai negeri. Bekerja memakai seragam tiap hari, setiap bulan mendapat gaji, dan mendapat uang pensiun saat tua nanti. Arimbi juga menjadi tumpuan harapan, tempat banyak orang menitipkan pesan dan keinginan. Bagi mereka tak ada yang t...
Nov 09, 2020•10 min
Di kampus UDEL, terjebaklah tujuh mahasiswa yang hidup segan kuliah tak mau. Mereka terpaksa kuliah di kampus yang google saja tak dapat mendeteksi. Cobalah sekarang Anda googling “Kampus UDEL”, takkan bertemu! Alasan mereka masuk UDEL macam-macam. Ada yang otaknya tak mampu masuk negeri, ada yang uang orangtuanya tak cukup masuk swasta unggul, ada pula yang karena.. biar kuliah aja. Hari pertama kuliah, Ibu Lira Estrini – dosen konseling yang masih muda – menggemparkan kelas dengan sebuah kejad...
Nov 01, 2020•12 min
“Bagaimana cara mengenali hidup ini?” “Kau akan menemukan jawabannya pada napasmu. Di antara yang terembus dan terhela, ada jawaban untuk semua pertanyaan. Bahkan ia lebih nyata dari seseorang yang kau temukan di muka cermin,” katanya. Setelah Negara Indonesia Timur bubar, seorang tentara gerilya keluar masuk hutan untuk memintanya segera menyelamatkan diri. namun, ia bertahan dan tetap menjadi bissu hingga akhirnya ia menemukan tubuh-tubuh hangus dikoyak anjing – salah satunya, tubuh kekasihnya...
Oct 26, 2020•11 min
Di akhir masa kolonial, seorang perempuan dipaksa menjadi pelacur. Kehidupan itu terus dijalaninya hingga ia memiliki tiga anak gadis yang kesemuanya cantik. Ketika mengandung anaknya yang keempat, ia berharap anak itu akan lahir buruk rupa. Itulah yang terjadi, meskipun secara ironik ia memberikan nama si Cantik. _____________________ Cantik Itu Luka bisa dilihat sebagai sebuah penciptaan versi alternatif sejarah Indonesia dengan gaya mimpi atau gaya main-main. Tetapi bukan berarti Eka mencoba ...
Oct 18, 2020•10 min
Untuk mencintai kamu, aku hanya butuh waktu satu detik. Untuk mendapatkan cinta kamu? Aku butuh berapa juta detik? Ini kisah tentang Acha, memiliki nama panjang Natasha Kay Loovi. Gadis ajaib berparas cantik seperti bidadari. Ini juga kisah tentang Iqbal. Jangan tanya nama panjangnya siapa, nanti kalian jatuh cinta. Pria berhati dingin dengan hidup monotonnya. Bercerita tentang perjuangan Acha untuk mendapatkan cinta seorang Iqbal. Acha tak pernah gentar meruntuhkan dingin dan kokohnya tembok pe...
Oct 11, 2020•11 min
Ini adalah serangkaian kisah tentang pertarungan dan daya tahan manusia. Ada yang melawan dan bertahan, ada yang lari dan menyembunyikan diri. Ada yang tak punya pilihan selain binasa perlahan. Cerita-cerita dalam buku ini hanya satu upaya kecil untuk menghayati makna sebagai manusia.
Oct 04, 2020•8 min
Surga Diciptakan Karena… Setelah puluhan tahun kau menunggu, kini kau telah berjalan ke surga. Ketika hampir tiba, ketika kutanyakan ‘kenapa surga diciptakan?’ kau hanya bisa diam. Untuk apa kau berjalan? Kau juga tidak tahu. Dasar manusia! Kau hidup hanya untuk mati? Jika seperti itu, betapa kasihan kau, saya dan leluhur kau yang lain, tentu sangat kecewa. Tak pantas kau berjalan ke tempat suci – tak pantas kau menjadi orang Toraja yang kami banggakan. Pulanglah, pulanglah dulu, tanyakan kepada...
Sep 27, 2020•10 min
“Mengapa di negeri Mataram gadis-gadis cantik selalu bernasib malang?” tanya Jalu pada ibunya. Kematian Rara Truntum tak ubahnya merupakan kutukan bagi gadis-gadis cantik di Mataram. Sejak titah untuk mencari pengganti Rara Truntum dijatuhkan, kecantikan lebih merupakan malapetaka daripada anugerah bagi gadis-gadis yang berada dalam jangkauan Mataram. Jalu yang mendendam pada orang-orang Mataram karena Warsi, kakak perempuannya, diperlakukan tidak manusiawi, kini juga harus merelakan Sunthi – bi...
Sep 20, 2020•12 min
Mae kembali ke Jatisaba dengan membawa mimpi-mimpi. Ia menyebar angan tentang pekerjaan bagus, gaji besar, dan kehidupan layak di luar negeri. Mae menebar utopia, berharap orang-orang terjebak masuk dalam praktik perdagangan manusia. . Mae tidak punya pilihan. Mayor Tua, bosnya, menawan kebebasannya. Namun, pertemuan dengan Gao – cinta pertamanya – sedikit banyak memengaruhi diri Mae. Bersama Gao ia bergumul dalam romantika masa lalu dan kelamnya masa depan. . Namun, hidup tidak memberikan waktu...
Sep 13, 2020•13 min
Pak Raja sekarat. Dalam menanti ajal, ia memanggil satu nama perempuan yang bukan istrinya; Jeng Yah. Tiga anaknya, pewaris Kretek Djagad Raja, dimakan gundah. Sang Ibu pun terbakar cemburu terlebih karena permintaan suaminya ingin bertemu Jeng Yah. Maka berpacu dengan malaikat maut, Lebas, Karim dan Tegar, pergi ke pelosok Jawa untuk mencari Jeng Yah, sebelum ajal menjemput sang Ayah. Perjalanan itu bagai napak tilas bisnis dan rahasia keluarga. Lebas, Karim, dan Tegar bertemu dengan pelinting ...
Sep 06, 2020•12 min
Marni, perempuan Jawa buta huruf yang masih memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah ia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana. Dengan caranya sendiri dia mempertahankan hidup. Menukar keringat dengan sepeser demi sepeser uang. Adakah yang salah selama dia tidak mencuri, menipu, atau membunuh? Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung a...
Aug 30, 2020•13 min
Blub Maryam Lombok, Januari 2011 Kami hanya ingin pulang. ke rumah kami sendiri. rumah yang kami beli dengan uang kami sendiri. rumah yang berhasil kami miliki lagi dengan susah payah, setelah dulu pernah diusir dari kampung-kampung kami. Rumah itu masih ada di sana. sebagian ada yang hancur. Bekas terbakar di mana-mana. Genteng dan tembok yang tak lagi utuh. Tapi tidak apa-apa. Kami mau menerimanya apa adanya. Kami akan memperbaiki sendiri, dengan uang dan tenaga kami sendiri. kami hanya ingin ...
Aug 24, 2020•15 min
Aku tidak ingin mencintaimu seperti matahari, yang hanya menyinari sedari pagi sampai senja berganti. . Aku tidak ingin mencintaimu seperti awan, yang hanya berarak sekejap lalu hilang menjadi hujan. . Biarkan aku mencintai seperti sungai, yang terus mengalir dan mengulir menyusuri bantaran takdir. Bahkan saat ia terbelah dan terpecah, arusnya akan terus mengalir sampai ke waktu yang tak kunjung usai. . Riak Sungai Kapuas menyimpan cerita. Tentang Saul yang terbuang dari kehidupan perkotaannya, ...
Aug 16, 2020•12 min