Anak Tantrum Membenturkan Kepala, Apa yang Harus Dilakukan? - oleh Pinkan Margaretha, M.Psi., Psikolog
Jangan “kalah” dengan tantrum, bantu anak kelola emosi dengan tips ini.

Jangan “kalah” dengan tantrum, bantu anak kelola emosi dengan tips ini.
Anak tantrum dan emosinya meledak, apa yang bisa harus dilakukan orangtua?
Berikanlah konsekuensi yang relevan dengan jenis pelanggaran anak.
Parenting harus menyesuaikan kebutuhan anak. Simak 2 hal dasar dalam parenting yang harus diterapkan orangtua berikut ini.
“Mencegah anak kecanduan game, ini dampak konsisten membatasi waktu bermain gadget”
“Diskusikan bersama anak, ini batasan waktu belajar dan bermain gadget yang ideal”
“Meminjamkan gadget ke anak, pahami batasan waktu sesuai usianya”
“Tiap keluarga berbeda-beda value, begini cara mengajarkan anak apa yang boleh dilakukan dan tidak”
“Kenapa orangtua harus punya visi dan misi yang sama dalam pengasuhan anak?
“Mencegah pelecehan seks dengan edukasi sejak usia dini, begini tipsnya”
“Seks edukasi: apa yang harus diajarkan orangtua ke anaknya?”
“Anak ogah dicium tantenya, jangan dipaksa! Ini manfaat anak diberi kebebasan berpendapat”
“Jangan gaptek medsos, Ini tips agar tahu pergaulan anak jaman now”
"Anak dan Orangtua Berteman di Medsos? Why Not! Ini Tipsnya"
Ketika anak jaman now kecanduan gadget, kenali ciri-cirinya
"Anak jaman now bermain gadget? Boleh, asal ikuti aturan ini"
“Ingin membelikan anak gadget? Ketahui dulu sekian dampak negatifnya”
“Anak milenial akrab dengan gadget, ini 5 keuntungannya”
"Melatih anak taat peraturan tanpa marah-marah! Simak apa saran pakar ini."
"Suka membantah dan tidak taat aturan? Begini sebaiknya orangtua menegakkan disiplin remaja."
Apa itu 'Peringatan 5 Menit' dan bagaimana efeknya? Simak video ini untuk mengetahui jawabannya."
Duh, pusing anak tak mau ke sekolah. Begini cara ampuh mengatasinya
Anak tidak mau berangkat ke sekolah, ternyata ada 5 sebab yang perlu orangtua ketahui.
"Yuk, jadi orang tua yang lebih bijak dalam mendidik si kecil, sudahkah Anda pahami 5 prinsip ini?"
"Bukan lagi anak-anak! Ini alasan remaja disebut fase mencoba dan pencarian identitas diri."
"Remaja sulit mematuhi aturan tanpa memahami valuenya. Ini alasan orangtua harus menjelaskannya."
“Gampang tersinggung dan bertindak tanpa pikir panjang, ini yang terjadi pada otak remaja”
”Mengapa remaja suka bertindak impulsif, terburu – buru dan berisiko? Ini jawabannya”
”Takut dicap buruk oleh gengnya, apa sebenarnya yang dipikirkan remaja?
“Memahami pola pikir remaja, apa yang ada di dalam benak remaja?