Podcast tentang Renungan firman Tuhan dan doa pagi ini membantu Anda bersaat teduh sejenak sebelum melakukan aktivitas harian.
Mari mengawali hari dengan Firman Tuhan.
supaya tetap teguh dan kuat di dalam Dia.
Last refreshed: ⓘ
Follow this podcast in the Metacast mobile app to refresh it and see new episodes.
Don't just listen to podcasts. Learn from them with transcripts, summaries, and chapters for every episode. Skim, search, and bookmark insights. Learn more
Mari temukan janji-janji Allah dalam kehidupan kita, dan mari berusaha untuk menghidupi janji-janji itu. Jika waktunya telah tiba bagi kita, pasti kita akan menerima penggenapan dari janji-janji tersebut.
Betapa indahnya mengetahui ketika percaya kepada Tuhan Gembala kita, kita tidak membutuhkan apa-apa. Dia memberikan yang kita butuhkan dan menyediakan yang kita perlukan.
Pemenang kehidupan adalah dia yang tetap sejuk ditempat yang panas, yang merasa manis ditempat yang pahit, yang merasa kecil ditempat yang begitu besar, dan yang paling tenang ditengah badai yang paling hebat.
Sekalipun kita menyerahkan rasa kuatir kepada Tuhan, nyatanya itu bukan hal yang mudah. Kita lebih suka memelihara rasa kuatir tersebut dan membiarkannya menggerogoti sukacita kita. Bagaimana dengan Anda?
Seribu teman bisa kita dapat saat dalam masa kejayaan, namun seorang sahabat sejati bisa kita ketahui dan ketemukan saat kita terpuruk dan ditinggalkan semua.
Yang diperhitungkan Tuhan adalah bagaimana akhir hidup kita, bukan bagaimana kita telah mengawalinya. Itulah sebabnya, jika kita mengawalinya dengan ROH baiklah kita mengakhirinya dengan ROH juga.
Membuat perencanaan yang matang memang adalah keharusan, tapi jangan sampai hal itu membuat kita takabur dan lupa diri bahkan lupa menyertakan Tuhan dalam rencana tersebut.
Jika seseorang beriman, haruslah ia meng-'eksekusi' iman itu dengan perbuatan nyata, sebab iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati, iman yang sia-sia.
Mendoakan yang baik bagi orang yang sudah menghancurkan hidup kita, itu sangatlah tidak mudah. Tapi ingatlah, bahwa itulah yang diperintahkan Tuhan kepada kita.