S3E22 “SIAP, 86!”
Episode paling berbahaya, saat rekam ini tak henti-hentinya Aku memperhatikan Bule Tagor depan rumah bawa walkie-talkie apa tidak.

Episode paling berbahaya, saat rekam ini tak henti-hentinya Aku memperhatikan Bule Tagor depan rumah bawa walkie-talkie apa tidak.
Selamat Tahun Baru 2021! Tahun 2020 juga tentang mental. Salah satunya ngajarin bahwa rasa sakit diselingkuhi, putus cinta, gagal nikah, gak ada apa-apanya dibanding cinta bertepuk sebelah tangan.
Gimana caranya ngobrol tentang sex ke pasangan tanpa dituduh sangean/pengen ngewe? Gimana caranya ngobrolin finansial tanpa dituduh pelit/perhitungan?
Menurut Komnas PA, kata Anjay bisa dilaporkan sebagai kekerasan verbal.
Mari sambut New Normal dengan suka cita. Orang kalau udah kepepet kok bisa ya jadi kreatif? Kepikiran aja gitu, bisa-bisanya bikin masker bergambar wajah.
Rekap ketersinggungan selama pandemi Covid-19 dan rencana Pemerintah mau New Normal.
Dari Pebulutangkis Jonathan Christie sampai Pangeran Brunei, selalu ada yang komen rahim anget.
Teruntuk yang Kami pertuankan Menteri Terawan, Luhut, dan Yasonna.
Obrolan khazanah ketersinggungan dari aktivis remaja tentang Napza, sex bebas dan pernikahan dini.
Sitty Hikmawati (KPAI) dan Muhadjir Effendy (Menko Bid. Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) telah memberi konten pada Podcast ini.
Kirain yang suka grebek pasangan cuma masyarakat polisi moral, penegak hukum dan satpol PP, ternyata anggota DPR RI juga suka grebek. BO cuma buat ngejebak sih jahat namanya.
Mengobrol tentang bentuk hubungan pasangan masa kini.
Sungguh obrolan yang bermanfaat sekali. Saya yang tua dan kuper berusaha keras memahami apa itu ‘roleplayer’ dari pelakunya langsung. Tetap saja saya tidak mengerti, tapi kalau soal ‘yadongan’, saya sangat paham dan khatam. *obrolan hampir 2 jam, namun yang ke record hanya 1 jam karena masalah durasi platform. Dan ini link video yang dibahas https://youtu.be/Ri_0N73L09w
Ngomongin poligami gak ada selesainya. Selalu menjadi pro kontra di ruang publik apalagi di media sosial. Bahkan bisa ngasih konten buat podcast ini.
Tak seperti diskriminasi SARA yang ramai-ramai (pasti) kita tolak. Diskriminasi gender alias Seksis justru masih pro-kontra sampai sejauh mana batasannya. Isu ini makin ramai ketika melibatkan politisi dan influencer dan mereka yang pansos ngata2in tapi seksis juga :)
Lagi kabut asap di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Semoga kita segera menghirup udara segar kembali.
Makin kesini kita semakin takut untuk menyatakan pendapat, menyatakan pemikiran, mempublish karya karena takut di pidana.
Jangan kuliah kalau cuma mau cari kerja. Pada intinya, 42 menit Podcast ini gak cukup kalau sudah ngomongin input-output pendidikan. Rumit.
Membahas bagaimana influencer selalu lebih unggul daripada netizen, dan selalu punya cara terutama untuk menaikkan views, likes, dan followers.
Membahas pindah Agama ternyata bisa jadi konten dan standar ganda masyarakat kita terhadap orang yang pindah Agama.
Tak hanya untuk mendongkrak Like dan Followers , seni edit foto bahkan mampu mengantarkan seseorang memenangkan kontestasi Pemilu 2019.