70. Berpuasa
Berpuasa membuat kita terlepas dari jerat bias duniawi, sehingga lebih dekat ke konsep batiniah dan surgawi. Ini posisi yang paling tepat untuk menyusun ulang konsep masa depan yang kita inginkan.

Berpuasa membuat kita terlepas dari jerat bias duniawi, sehingga lebih dekat ke konsep batiniah dan surgawi. Ini posisi yang paling tepat untuk menyusun ulang konsep masa depan yang kita inginkan.
Anies bilang Perubahan! Prabowo bilang Lanjutkan! Ganjar bilang Sat-set! Kamu pilih yang mana? Mereka ini cuma lip service atau benar-benar punya idealisme? Salah-satu dari mereka akan menentukan nasib kita lima tahun ke depan. Untungnya, kita sebagai pembayar pajak, punya hak pilih. Punya hak suara. Pilihlah dengan preferensimu yang paling pribadi. Subjektif aja! Hukum alam akan menentukan, siapa yang akan mendapat suara terbanyak. Anies, Prabowo atau Ganjar? Kita ulas selengkapnya di podcast C...
Tahun baru, semangat baru! Motivasi diri sendiri dengan episode ini. Apakah resolusi 2024 masih perlu? Apa hubungan Januari dan Dewa Janus? Bagaimana mengatasi kegagalan 2023? Jika saya bermimpi besar, misalnya menulis sebuah novel, bisakah selesai tahun ini? Ya bisalah!
Jangan biarkan hal buruk menjadi penentu defenisi hari-harimu. Bagaimanapun juga, hidup ini anugerah.
Episode ini berbicara tentang kebebasan pribadi, kebersamaan dan esensi cinta.
Ngomongin Squid Game, fenomena streaming dan referensi film.
Masa pandemi, sebaiknya investasi apa ya?
Cukup thinking. Jangan overthinking. Mengalir aja.
Bagiku, buku bukan hanya jendela dunia. Tapi juga, jendela kebahagiaan.
Untuk menghadirkan kebahagiaan dengan mudah, kita bisa belajar dari iklan di sekeliling kita.
Kita bekerja paling tidak delapan jam sehari. Itu sepertiga dari hidup kita. Jangan biarkan waktu yang tidak singkat itu menjadi sarang ketidakbahagiaan.
Ngulik, cara belajar paling asyik. Bisa diterapkan dalam mempelajari apapun yang kita suka. Menyenangkan dan bermanfaat bagi masa depan.
Peta perjalanan hidup yang keliru, menimbulkan penderitaan. Peta perjalanan hidup yang usang, perlu direvisi. Peta perjalanan hidup, berada di alam logika setiap orang. Memandu aktivitas kita, menuju penderitaan atau kebahagiaan.
Mencegah logika menjadi neraka, kita mesti lebih bijaksana daripada sekedar menjadi logis. Merawat hidup lebih penting daripada merawat logika. Tapi merawat logika penting, untuk bisa merawat hidup. Posisikan logika sebagai alat untuk merawat hidup, bukan sebagai kebenaran tertinggi.
Sejarah menunjukkan, hidup manusia selalu berubah. Dari penderitaan ke kebahagiaan, dari neraka ke surga. Atau sebaliknya. Kebahagiaan yang bisa terwujud hanya yang realistis.
Podcast ini membedah penderitaan dan kebahagiaan yang muncul karena paradigma materialisme. Kenapa kita mengejar uang dan berfoya-foya? Kenapa politik komunisme terlahir? Seberapa penting pola pikir materialisme?
Nasib bisa di-upgrade cuy! Seperti aplikasi ponsel yang bisa kita upgrade ke versi terbaru. Versi yang lebih berfungsi atau lebih nyaman. Podcast ini mengulas tiga tahapan yang bisa kita lakukan untuk meng-upgrade nasib.
Nama adalah mantra terpendek di dunia.
UMKM berkontribusi besar bagi kesuksesan negeri. 99,5% dari roda perekonomian Indonesia, diisi oleh sektor UMKM. Selebihnya, dikendalikan oleh perusahaan besar. Jika peduli pada perekonomian negeri, maka UMKM harus diperhatikan. Perhatian ini yang menjadi fokus dalam buku Rantai Tak Putus, karya penulis populer Dee Lestari. Karya Dee Lestari atau Dewi Lestari sering terpampang di toko buku besar seperti Gramedia. Novel fiksi andalannya, seri Supernova, rajin terlihat di beranda best-seller. Popu...
Berdasarkan rekomendasi seseorang, saya membaca sebuah buku berjudul Panca In Dira. Buku ini berkisah tentang percintaan seorang mahasiswa aktivis di Medan, tepatnya di kampus Unimed. Bukan buku berat, buku ringan yang memotret kehidupan seorang mahasiswa aktivis dengan baik. Saya berani bilang dengan baik, karena relate dengan apa yang saya alami dulu ketika mahasiswa. Ketika masih berstatus mahasiswa di USU (Universitas Sumatera Utara), saya juga aktivis. Saya mendalami ideologi kiri, berunjuk...
Episode ini mengulas Kekasih Musim Gugur, buku karya Laksmi Pamuntjak yang merupakan sekuel dari novel Amba. Ulasan menyoroti perang batin dua tokoh sentralnya, Siri dan Dara. Keduanya adalah feminis, yang alirannya berlawanan namun berkaitan.
Buku ini berisi kritik sosial seorang pemuda desa terhadap kaum urban. Lewat bukunya, Berton memotret pembangunan ala kota yang business-oriented dan membuat manusia menjadi individualistis. Berton menawarkan paradigma alternatif, agar manusia kembali pada fitrahnya sebagai mahkluk sosial, yang berkomunitas dan berbagi. Dia juga menyoroti isu lingkungan serta kesetaraan gender.
Di podcast ini, saya me-review buku legendaris, karya filsuf besar Immanuel Kant berjudul Kritik Atas Akal Budi Murni (Critique of Pure Reasons). Saya mengulas pandangan Kant tentang alam empiris dan alam transenden. Kedua alam itu menjadi tempat bersarang keyakinan yang populer di masa sekarang, yaitu sains dan agama. Apakah sains dan agama bisa dipercayai sekaligus? Dengan menggunakan paradigma Kant, keduanya bisa dipelajari dan dipercayai sekaligus.
Review buku Charles Darwin, On The Origin Of Species
Kenapa orang belajar filsafat? Benarkah filsafat membuat orang jadi gila?
Kita pasti pernah mengalami penderitaan, mengalami hal negatif. Kita merasa gagal, kalah, lemah dan hal negatif lainnya. Itu bisa membuat kita sangat terpuruk. Podcast ini menawarkan paradigma yang bisa kamu terapkan, untuk memperkuat diri mengatasinya. Bahkan, sebaliknya, kamu bisa terus berjalan dalam kebahagiaan, sekalipun bersinggungan dengan penderitaan.
Podcast ini membahas sisi ekonomi-politik dari kericuhan Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja. Kenapa serikat buruh protes? Kita tahu, presiden Jokowi dan DPR RI memandang RUU Cipta Kerja sebagai sarana pembangunan ekonomi negara. Dengan RUU Cipta Kerja atau ciptaker, diharapkan investasi, bisnis dan UKM bisa berkembang pesat karena izinnya dipermudah. Lantas, serikat buruh protes. Ciptaker atau omnibus law dianggap tidak merepresentasikan kepentingan buruh. Dilema ini menjadi arena pertentangan kel...
Setidaknya ada tiga poin penting dalam podcast ini: Menerima diri sendiri, belajar dari masa lalu dan membulatkan tekad. Tujuannya? Agar kita bisa lebih menikmati hidup.
Kita hidup dalam semesta cerita. Ada cerita di setiap titik yang kita ketahui. Jika kita membayangkan seluruh dunia sebagai kumpulan titik, maka setiap titik memiliki cerita yang terwujud ketika terhubung dengan titik lain. Setiap titik memiliki banyak cerita. Kita mampu menyaksikan jalinan ceritanya. Cerita itu muncul dalam imajinasi lalu kita ungkapkan atau pikirkan sejenak. Jumlahnya tak terhingga. Jumlah cerita tergantung pada titik semesta yang terbayangkan. Titik semesta mana yang kita pil...
Saya selalu mengingat satu quote, entah oleh siapa, yang menyatakan, "Jika ingin abadi, menulislah." Sebuah quote yang sangat powerful. Terkesan melebih-lebihkan tapi setelah dipikir-pikir benar adanya.