Siniar dengan fantasi liar yang bertugas mengantarkan telinga kalian masuk ke dimensi baru, semua audio yang tayang diracik di waktu-waktu begadang, hasil buah tangan kejujuran, selamat datang di panggung melankolia dengan iklim sendu yang mendayu-dayu.
Last refreshed: ⓘ
Follow this podcast in the Metacast mobile app to refresh it and see new episodes.
Don't just listen to podcasts. Learn from them with transcripts, summaries, and chapters for every episode. Skim, search, and bookmark insights. Learn more
mamalia semanis kamu harus kehilangan hak merdekanya? upaya nenek moyang kita berakhir sia-sia, hubungan romansa yang kamu bina bertahun-tahun lamanya rupanya harus tunduk pada konsep patriaki berkolaborasi bersama: @najwahudan...
cinta itu tidak mengenal ruang dan waktu, dengan presentasi sesederhana itu, kamu pun berhasil mematahkan kinerja bagaimana alam semesta ini berkembang, kalau ilmuwan saja bisa kamu tampik, apalagi mereka
kereta angin ini akan terus membawaku ke masa depan, tanpanya, tanpa prajurit terbaik yang pernah Tuhan kirim, sesalku akan ku bawa sampai mati, aku menangis di fantasi ini